NEWS UPDATE :  

BERITA

Pencarian
PENGUMUMAN KELULUSAN
Kontak
Alamat :

Jl.Niaga Rt.09/02 Desa Nogosari Kecamatan Sukosari (68287)

Telepon :

081332467268

Email :

smknu3bws@gmail.com

Website :

www.smknu3bws.sch.id

Media Sosial :
PPDB ONLINE
Ciri-ciri Daun Melon Yang Tidak Sehat
Cara Budidaya Jamur Bonggol Jagung

TIPS MENANAM TOMAT DI MUSIM PENGHUJAN

Bertanam tomat memang gampang-gampang susah. apalagi bila di lakukan di musim penghujan. untuk mengantisipasi kegagalan tersebut, maka tidak salah jika mengikuti beberapa tips bertanam tomat di musim penghujan.


A.  Pesemaian

persemaian hendaknya memenuhi persyaratan sebagai berikut :

1.   Jauh dari tanaman tua yang sudah selesai umur tanamannya. tanaman yang sudah tua akan meniadi sumber patogen khususnya jamur yang bisa berpindah menyerang ke bibit di persemaian.

2.   Lingkungan sekitar harus bersih dari gulma. gulma akan menjadi sarang hama khususnya hama kutu-kutuan yang akan bisa berpindah menyerang bibit di persemaian.

3.   Bedeng persemaian harus dibuat lebih tinggi dari tanah sekitar atau dibuat dengan sistem rak dengan tinggi rak 80 cm dan lebar 60 cm. hal ini akan menghindarkan bibit dari gangguan genangan air atau banjir.

4.   Persemaian di beri atap plastik transparan untuk menahan air hujan dan bisa dibuka kembali saat cuaca cerah agar bibit memperoleh sinar matahari langsung.

B.  Pembuatan bedengan

Bedengan dibuat lebih tinggi yaitu 40 cm, sementara pada saat musim kemarau tinggi bedengan cukup 20 cm. hal ini dimaksudkan untuk memperlancar pengatusan tanah sehingga akar terhindar dari kelebihan air yang bisa mengakibatkan kelayuan.

Jarak antar bedeng juga dibuat lebih lebar minimum 60 cm. saluran drainase dibuat selancar mungkin sehingga tidak ada air yang menggenang di antara bedengan.

 

1.   Penentuan jarak tanam

minimal adalah 60 cm antar baris dan 60 cm antar tanaman dalam baris. hal ini akan memperlancar aerasi udara dan sinar matahari sehingga kelembaban bisa ditekan dan penyakit tidak mudah berkembang.

 

2.   Pemasangan lanjaran

pemasangan lanjaran pada musim penghujan dianjurkan menggunakan sistem yang sejajar bukan sistem silang. hal ini akan memperlancar aerasi udara dan sinar matahari sehingga kelembaban bisa ditekan dan penyakit tidak mudah berkembang.

 

3.   Pembumbunan

Akibat pukulan air hujan yang cukup sering, mengakibatkan permukaan tanah pada lubang tanam mengalami erosi sehingga nampak lubang tanam seperti berongga. maka perlu dilakukan pembubunan sedini mungkin, hal ini dapat mencegah tanaman dari serangan penyakit rebah batang (phytium) dan bisa memacu munculnya calon akar baru pada batang tanaman yang dibumbun.

 

4.   Pemangkasan daun dibawah cabang ( y )

Saat tanaman berumur 50 hst, daun di bawah cabang y biasanya sudah mulai terserang penyakit bercak daun alternaria (early blight). maka perlu segera dilakukan pangkas daun di bawah cabang y tersebut agar penyakit tidak berkembang menyerang daun-daun yang berada di atasnya.

 

5.   Pengendalian hama

Pada musim penghujan hama yang muncul adalah serangan ulat pada buah-buah yang masih hijau, dapat dikendalikan dengan penyemprotan insektisida turex wp bergantian dengan raydock 28ec. sedangan serangan penyakit yang serius menyerang adalah penyakit hawar daun phytophtora yang bisa dikendalikan dengan penyemprotan fungisida : kocide 77wp, victory 80wp dan starmyl 25wp maupun pestisida bahan aktif klorofalonil seminggu 2 x secara bergantian.

Jangan lupa mencampur pestisida yang digunakan tersebut dengan bahan perata dan perekat yaitu besmor 800as.untuk mencegah serangan penyakit rebah batang (phytium) dan busuk pangkal batang, maka dianjurkan untuk melakukan oles pangkal batang setinggi 10 cm dari pangkal batang dengan menggunakan larutan pekat kocide 77wp konsentrasi 10 gram / liter. perlakuan ini dianjurkan untuk dilakukan pada umur 15 - 20 hst.

 

6.   Pemupukan

Lakukan pemupukan berimbang yaitu: pupuk kalsium yang berfungsi daya tahan tanaman terhadap serangan patogen di musim penghujan, pupuk yang mengandung fosfor sekitar 60% untuk merangsang buah agar tetap mulus dan batang lebih kuat, kno3 agar buah mempunyai bobot yang lebih berat. kno3 merah yang berfungsi untuk meningkatkan produktivitas buah pada tomat larutkan semua bahan dengan air bersih dengan dosis disesuaikan dengan label yang tertera pada kemasan pemberian dilakukan dengan cara dikocor disekitar tanaman sekitar 250 ml per tanaman.

Lakukan penyemprotan kalsium untuk menambah daya tahan tanaman terhadap serangan patogen di musim penghujan maka gunakan pupuk khusus kalsium. namun perlu diingat bahwa ini sifatnya hanya menyehatkan bukan berarti bisa benar-benar bebas dari serangan patogen. anda tetap harus menggunakan fungisida.

 

7.   Cara menentukan panen buah tomat

ada beberapa cara untuk mengetahui apakah tomat sudah siap dipanen atau belum. cara menentukannya adalah seperti di bawah ini.

 

1.   secara fisik artinya dapat dilihat dengan melihat fisik buah tomat secara langsung. tomat yang sudah siap untuk dipanen ditandai dengan mudahnya buah terlepas dari tangkainya. jika tomat sudah mudah terlepas dari tangkainya berarti tomat tersebut sudah siap untuk dipanen.

2.   secara anilisis kimia artinya melihat siap atau tidaknya tomat untuk dipanen dapat dilihat dengan menggunakan cara kimia. cara kimia ini tidak banyak dilakukan karena dinilai tidak praktis dan mengeluarkan biaya yang lebih.

3.   secara visual artinya melihat dari mata biasa saja. apakah buah tomat tersebut sudah memiliki warna kulit yang cocok, ukuran buah ketika sudah masak.

4.   dan yang terakhir adalah secara perhitungan yang artinya menghitung hari dimulai dari tanaman ditanam hingga kapan waktu pemanenannya.

 

jika dilihat dari fase kematangannya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. beberapa cara tersebut diantaranya adalah seperti di bawah ini.

1.   fase hijau masak ciri-cirinya adalah kulit buah akan berwarna hijau. fase hijau masak ini sangat cocok jika tomat akan ditujukan pada pasar yang jauh serta dalam perjalanan yang jauha. dengan begitu, buah tomat tidak akan busuk ketika diperjalanan karena belum sepenuhnya masak.

2.   fase masak pecah warna ciri-cirinya adalah pada pangkal buah masih ada warna hijau serta pada ujung buah berwarna merah. fase ini sangat cocok jika digunakan untuk pemasaran yang tidak terlalu jauh. fase masak pecah warna ini belum sepenuhnya masak sempurna.

fase matang sempurna adalah fase dimana buah tomat sudah matang secara sempurna. ciri-cirinya adalah pada seluruh bagian buah akan terlihat berwarna merah. buah tomat yang seperti itu sangat cocok jika digunakan untuk pemasaran jarak dekat dan tidak memerlukan jalur transpotrasi yang lama.

Penulis : Ifatul Inayah, SP


0 Komentar

Kirim Pesan
CHANNEL YOUTUBE KAMI

PROFIL SMK NU 03 BONDOWOSO
POLLING

APA PENDAPAT ANDA TENTANG WEBSITE INI?

  SANGAT BAGUS
  BAGUS
  BIASA
  KURANG BAGUS
  JELEK

  Hasil Polling